DetakiNews, — Turnamen Futsal Sahabat Hati Cup 3 resmi berakhir. Aidea FC memastikan diri sebagai juara pertama setelah menuntaskan seluruh rangkaian pertandingan dalam kompetisi yang digelar di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Sabtu (8/8/2026) malam.
Pada posisi kedua, Teso Nilo FC harus puas menjadi runner-up. Meski demikian, seluruh tim yang ambil bagian dinilai telah memberikan persaingan dan semangat sportivitas selama turnamen berlangsung.
Penutupan Sahabat Hati Cup 3 turut dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat daerah, termasuk sponsor utama turnamen, H Ikbal Sayuti. Dalam kesempatan itu, Ikbal menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, Inhil Story, yang dinilai telah berhasil menyelenggarakan turnamen tersebut untuk ketiga kalinya.
Ikbal mengatakan, pelaksanaan Sahabat Hati Cup tahun ini menjadi bukti bahwa olahraga futsal masih memiliki tempat di tengah masyarakat Inhil. Terlebih, turnamen tersebut kembali digelar di venue futsal yang representatif.
"Alhamdulillah, ini yang ketiga kalinya Sahabat Hati Cup dilaksanakan di tempat yang sama, di venue futsal yang begitu besar dan megah," kata Ikbal.
Menurut dia, keberlanjutan turnamen menjadi hal penting untuk menjaga geliat olahraga futsal di Inhil. Karena itu, Sahabat Hati Cup diharapkan tidak berhenti pada penyelenggaraan edisi ketiga.
Ikbal memastikan masih ada rencana untuk melanjutkan turnamen tersebut pada masa mendatang. Ia bahkan berharap skala kompetisi dapat diperbesar sehingga tidak hanya melibatkan tim-tim dari Kabupaten Inhil.
"Alhamdulillah, turnamen ini tidak sampai di sini saja, masih ada kelanjutannya. Semoga ke depan lebih besar, tidak hanya di tingkat Inhil, kalau bisa lebih besar lagi," ujarnya.
Inhil Pernah Berjaya di Futsal
Ikbal juga menyinggung sejarah futsal di Kabupaten Inhil. Menurutnya, olahraga tersebut bukan sesuatu yang asing bagi masyarakat setempat. Inhil bahkan pernah merasakan masa kejayaan dalam cabang olahraga futsal.
Karena itu, ia berharap munculnya berbagai turnamen, termasuk Sahabat Hati Cup, dapat menjadi salah satu bagian dari upaya menghidupkan kembali gairah futsal di daerah tersebut.
"Futsal untuk Inhil tidak asing lagi. Kita Inhil pernah jaya dengan futsalnya. Semoga ke depannya akan terulang kembali kejayaan futsal untuk Inhil," kata Ikbal.
Ia menilai kompetisi yang berlangsung secara rutin dapat memberikan ruang bagi para pemain untuk mengasah kemampuan sekaligus menemukan bibit-bibit baru yang berpotensi membawa nama Inhil ke tingkat yang lebih tinggi.
Tidak hanya sebagai ajang perebutan gelar juara, turnamen juga diharapkan mampu menjadi wadah bagi para pemain muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding dan membangun mental kompetitif.
Pemkab Inhil Apresiasi Pelaksanaan Turnamen
Apresiasi terhadap penyelenggaraan Sahabat Hati Cup 3 juga disampaikan Pemerintah Kabupaten Inhil.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Inhil, Qudri Ramaputra, SH, MH, melalui Rama yang hadir mewakili Bupati Inhil H Herman, mengatakan pemerintah daerah memberikan penghargaan terhadap pelaksanaan kegiatan olahraga tersebut.
Menurutnya, kompetisi seperti Sahabat Hati Cup memiliki nilai positif karena tidak hanya menjadi sarana untuk menyalurkan minat dan bakat masyarakat dalam olahraga, tetapi juga dapat mempererat silaturahmi antarpemain dan klub.
Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan ucapan selamat kepada Aidea FC yang berhasil menjadi juara pertama.
"Selamat atas yang menang juara satu. Bagi yang kalah, jangan patah semangat. Masih ada turnamen ke depannya, Sahabat Hati Cup yang keempat, sehingga bisa merebut kemenangan," ujarnya.
Ia juga mengingatkan tim-tim yang belum berhasil meraih gelar juara agar menjadikan hasil pertandingan sebagai bahan evaluasi.
Menurutnya, persiapan yang lebih matang akan menjadi salah satu kunci untuk menghadapi kompetisi berikutnya.
"Yang terpenting tentunya dengan persiapan yang maksimal," katanya.
Aidea FC dan Teso Nilo FC Jadi yang Terbaik Setelah melalui rangkaian pertandingan, Aidea FC akhirnya keluar sebagai juara pertama Sahabat Hati Cup 3. Sementara Teso Nilo FC menempati posisi kedua.
Keberhasilan kedua tim tersebut menjadi gambaran ketatnya persaingan yang berlangsung sepanjang turnamen.
Bagi Aidea FC, gelar juara menjadi hasil dari kerja keras tim dalam menghadapi seluruh pertandingan. Sementara bagi Teso Nilo FC, posisi runner-up menjadi modal untuk melakukan evaluasi dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya.
Penyelenggara berharap Sahabat Hati Cup dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan. Dengan begitu, turnamen tersebut tidak hanya menjadi agenda olahraga tahunan, tetapi juga dapat berkontribusi terhadap pembinaan atlet futsal di Kabupaten Inhil.
Dihadiri Sejumlah Unsur Forkopimda
Penutupan Sahabat Hati Cup 3 juga dihadiri sejumlah unsur pemerintahan dan aparat keamanan.
Di antaranya H Ikbal Sayuti, Kepala Disporabudpar Inhil Qudri Ramaputra, SH, MH, Dandim 0314/Inhil yang diwakili Pasi Ops, Ketua DPRD Inhil yang diwakili H M Yusuf Said, SE, M.Si, serta perwakilan Polres Inhil.
Kehadiran sejumlah unsur tersebut menunjukkan dukungan terhadap kegiatan olahraga yang melibatkan masyarakat dan komunitas futsal di Kabupaten Inhil.
