DetakiNews.com – H. Herman terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) periode 2026-2031. Bupati Inhil tersebut dipercaya menahkodai partai berlambang pohon beringin setelah mendapatkan dukungan dalam Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Inhil, Selasa malam (22/9/2026).
Terpilihnya Herman menjadi babak baru bagi Partai Golkar Inhil. Sebelumnya, nama Herman telah mencuat dalam proses penjaringan calon Ketua DPD Golkar Inhil. Ia secara resmi mengembalikan formulir pencalonan bersama sejumlah pendukung yang terdiri dari Pengurus Kecamatan (PK), organisasi sayap, serta organisasi yang didirikan dan mendirikan Partai Golkar.
Dalam proses tersebut, dukungan kepada Herman disebut datang dari 14 PK, dua organisasi sayap, serta delapan organisasi yang didirikan dan mendirikan Partai Golkar. Panitia Steering Committee (SC) juga menyatakan berkas pencalonan Herman telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan, termasuk adanya surat diskresi dari DPP Partai Golkar.
Usai terpilih, Herman menyampaikan pesan penting kepada seluruh kader dan jajaran Partai Golkar Inhil. Ia meminta agar tidak ada pihak yang berupaya memecah belah kebersamaan yang telah terbangun di internal partai.
"Saya ingin menegaskan hal yang paling mendasar: jangan sampai ada pihak yang berusaha memecah belah kebersamaan di tubuh Partai Golkar ini," kata Herman.
Menurutnya, Partai Golkar merupakan partai yang terbuka bagi siapa saja yang memiliki niat dan visi untuk membesarkan organisasi.
Ia mengatakan pintu Partai Golkar terbuka bagi masyarakat umum maupun mereka yang sebelumnya berasal dari partai politik lain.
"Golkar adalah partai yang terbuka. Bagi siapa saja, baik dari masyarakat umum maupun dari partai lain yang ingin bergabung, pintu kami terbuka lebar. Yang terpenting, kita memiliki satu tujuan yang sama, yaitu membesarkan Partai Golkar," ujarnya.
Konsolidasi hingga Tingkat Desa
Herman menilai kekuatan Partai Golkar Inhil sangat besar apabila seluruh elemen organisasi mampu disatukan dalam satu langkah.
Ia menyebut sejumlah organisasi pendiri dan sayap Partai Golkar, seperti AMPI, MKGR dan SOKSI, serta berbagai elemen lainnya sebagai kekuatan yang harus terus dibina.
"Potensi kita sebenarnya sangat besar. Lihatlah betapa banyaknya sayap dan organisasi pendiri yang kita miliki. AMPI, MKGR, SOKSI, belum lagi DMI, Dewan Dakwah dan kelompok ibu-ibu. Semua ini adalah kekuatan kita," katanya.
Karena itu, Herman mendorong agar kekuatan tersebut tidak hanya berada di tingkat kabupaten, tetapi juga dikonsolidasikan hingga tingkat desa dan kelurahan.
Menurutnya, konsolidasi organisasi hingga tingkat paling bawah akan menjadi salah satu kekuatan penting untuk memperbesar Partai Golkar di Inhil.
"Tentu tugas kita tidak ringan, karena Golkar adalah partai yang sudah mapan dan besar. Tetapi jika kita satukan dan kita bina sampai ke tingkat desa dan kelurahan, kekuatan ini luar biasa," tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Herman juga menyinggung pentingnya loyalitas kader terhadap keputusan organisasi.
Ia meminta agar keputusan yang telah ditetapkan partai dapat dijalankan hingga ke tingkat bawah. Menurutnya, pengalaman masa lalu harus menjadi pembelajaran agar perbedaan sikap tidak kembali terjadi.
"Keputusan partai adalah keputusan bersama dan wajib kita laksanakan. Pengalaman masa lalu mengajarkan kita, kadang keputusan sudah ditetapkan di tingkat atas, namun tidak dijalankan di bawah. Hal seperti itu tidak boleh terulang lagi," tegas Herman.
Ia mengatakan Partai Golkar bukan tempat untuk mengejar kepentingan pribadi. Karena itu, setiap kader diharapkan memiliki visi dan niat yang sama dalam membesarkan organisasi.
"Golkar bukan tempat mencari keuntungan pribadi," katanya.
Terkait penyusunan kepengurusan DPD Partai Golkar Inhil periode 2026-2031, Herman memastikan akan berupaya mengakomodir aspirasi dari seluruh elemen partai.
Termasuk, kata dia, aspirasi dari organisasi sayap maupun organisasi yang memiliki hubungan historis dengan Partai Golkar.
"Kami akan mengakomodir semaksimal mungkin aspirasi seluruh elemen, termasuk seluruh sayap partai. Meski jumlah formatur terbatas, keinginan seluruh elemen akan kami tampung dan penuhi dalam struktur kepengurusan nanti," ujarnya.
Namun H Herman menegaskan, penyusunan kepengurusan juga akan mempertimbangkan komitmen dan kesungguhan setiap kader dalam membesarkan Partai Golkar.
"Siapa yang tidak memiliki niat yang tulus untuk membesarkan Golkar, tidak akan saya masukkan dalam kepengurusan," tegasnya.
Herman juga secara terbuka menyinggung dinamika internal yang terjadi pada Pilkada sebelumnya. Ia mengatakan terdapat kader yang tidak sejalan dengan keputusan partai.
Hal tersebut, kata Herman, menjadi catatan dalam membangun kepengurusan dan konsolidasi Golkar ke depan.
"Saya sudah mencermati dinamika yang terjadi. Pada Pilkada lalu, partai sudah menetapkan sikap, namun masih ada kader yang tidak sejalan. Itu saya catat," katanya.
Menurut Herman, loyalitas dan kekompakan menjadi bagian penting dalam kehidupan organisasi partai.
"Syarat utama kader Golkar adalah loyalitas dan kekompakan. Jika seseorang memiliki keputusan sendiri di luar keputusan partai, berarti ia tidak berada di barisan yang sama," ujarnya.
Meski demikian, Herman menegaskan dirinya tetap membuka ruang untuk merangkul seluruh pihak demi kepentingan organisasi.
Ia mengajak seluruh kader meninggalkan perbedaan kepentingan masa lalu dan kembali menyatukan langkah setelah seluruh tahapan politik sebelumnya selesai.
"Partai tidak bisa dibangun sendirian. Kita harus mendayung bersama," katanya.
Target Besarkan Golkar di Inhil
Herman kemudian mengajak seluruh kader untuk memusatkan perhatian pada agenda membangun Partai Golkar sekaligus memberikan kontribusi bagi pembangunan Kabupaten Indragiri Hilir.
Ia menargetkan Golkar mampu menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan dalam berbagai agenda pemilu mendatang.
"Kita harus fokus membangun daerah ini. Golkar harus menjadi pemenang dalam Pemilu Legislatif, Pemilihan Kepala Daerah maupun Pemilihan Presiden," ujarnya.
H Herman menyebut Partai Golkar memiliki pengalaman panjang sebagai salah satu partai politik besar di Indonesia. Menurutnya, pengalaman tersebut harus menjadi modal untuk melakukan konsolidasi dan memperkuat organisasi.
"Golkar adalah partai yang besar dan berpengalaman. Mari kita buktikan bersama," pungkasnya.
