iklan

Personel Koramil 10/Plg Kodim 0314/Inhil Padamkan Karhutla di Desa Tagagiri Tama Jaya

Minggu, 08 Maret 2026 | 12.24 WIB Last Updated 2026-03-08T05:24:12Z

 

DetakiNews, – Personel Koramil 10 Pelangiran (plg) Kodim 0314/Indragiri Hilir bersama unsur kepolisian, pemerintah desa, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan warga setempat melakukan pemadaman serta pendinginan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kanal 8, Desa Tagagiri Tama Jaya, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Minggu (8/3).


Kebakaran tersebut terjadi di lahan gambut dengan luas sekitar ±2 hektare. Titik kebakaran berada pada koordinat 0°12'52.1"N dan 103°25'56.5"E. Setelah menerima laporan dari masyarakat, tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman guna mencegah api meluas ke area sekitar.


Sebanyak 21 personel dikerahkan dalam operasi tersebut. Mereka terdiri dari satu orang kepala desa, satu personel TNI dari Koramil 10 Pelangiran, lima personel kepolisian, empat anggota Masyarakat Peduli Api (MPA), serta sepuluh warga setempat yang turut membantu proses pemadaman.


Tim gabungan menggunakan sejumlah peralatan pemadaman, di antaranya dua unit mesin robin, satu unit mesin apung, tiga buah selang isap, 30 gulung selang buang, lima buah nozzle, serta dua unit alat semprot manual. Peralatan tersebut digunakan untuk menyedot air dari sumber terdekat dan menyemprotkannya ke titik-titik api yang masih menyala.


Proses pemadaman di lapangan tidak berjalan mudah. Petugas menghadapi sejumlah kendala, terutama karena kondisi lahan yang merupakan gambut kering dengan lapisan cukup tebal. Karakteristik gambut yang mudah terbakar dan dapat menyimpan bara api di dalam tanah membuat proses pemadaman dan pendinginan membutuhkan waktu lebih lama.


Selain itu, sumber air yang berada cukup jauh dari lokasi kebakaran juga menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Angin yang bertiup cukup kencang serta cuaca panas pada siang hari turut mempercepat penyebaran api, terlebih kondisi lahan yang relatif terbuka dengan rumput kering sehingga mudah terbakar.


Berdasarkan pendataan sementara di lapangan, lahan yang terbakar diketahui milik dua warga, yakni Suhamdi (47), seorang pegawai negeri sipil yang berdomisili di Desa Wonosari, serta Zaini (50), seorang petani yang tinggal di Desa Tagagiri Tama Jaya.


Meski demikian, penyebab pasti kebakaran hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian dari Polsek Pelangiran.

Dalam upaya penanganan karhutla tersebut, tim gabungan juga melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait guna mempercepat proses pemadaman serta memastikan situasi di lapangan tetap terkendali. 


Selain memadamkan api, petugas juga melakukan pendinginan dengan menyiram area bekas terbakar untuk mencegah munculnya kembali titik api.

Hingga Minggu sore, titik api utama dilaporkan telah berhasil dipadamkan. Namun demikian, di beberapa bagian lahan masih terlihat titik-titik asap yang muncul akibat bara api yang tersimpan di dalam lapisan gambut.


Petugas gabungan masih terus berada di lokasi untuk melakukan pendinginan dan pemantauan secara intensif guna memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menyala. Upaya ini dilakukan sebagai langkah antisipasi agar kebakaran tidak meluas ke wilayah lain di sekitar lokasi kejadian.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Personel Koramil 10/Plg Kodim 0314/Inhil Padamkan Karhutla di Desa Tagagiri Tama Jaya

Trending Now

iklan