DetakiNews, – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan aparat kewilayahan di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Pada Senin (9/2/2026), Babinsa Koramil 02/TM, Pelda Boy R. Sitompul, melaksanakan kegiatan sosialisasi sekaligus patroli tapal batas di Parit Mesjid, Desa Simpang Tiga Daratan, Kecamatan Enok.
Kegiatan tersebut menyasar wilayah yang dinilai rawan karhutla sekaligus berada di kawasan tapal batas desa. Patroli dilakukan dengan menyusuri area Parit Mesjid hingga titik koordinat -0°25'58"S, 103°10'18"E, guna memastikan kondisi lapangan tetap aman dan tidak ditemukan potensi kebakaran.
Dalam kegiatan itu, Babinsa Koramil 02/TM menggandeng unsur masyarakat setempat. Personel gabungan yang dikerahkan terdiri dari 1 personel TNI dan 3 orang warga, sebagai bentuk sinergi dan keterlibatan langsung masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar.
Selain melakukan pemantauan, Pelda Boy R. Sitompul juga memberikan sosialisasi kepada warga terkait bahaya karhutla dan dampaknya terhadap kesehatan, lingkungan, serta aktivitas ekonomi masyarakat. Ia mengimbau agar warga tidak membuka lahan dengan cara dibakar dan segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran, seperti asap atau titik api.
“Peran serta masyarakat sangat penting dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Dengan patroli bersama ini, diharapkan kesadaran warga semakin meningkat,” ujar Pelda Boy R. Sitompul di sela-sela kegiatan.
Hasil dari patroli tersebut menunjukkan bahwa kondisi wilayah Parit Mesjid dalam keadaan aman. Petugas tidak menemukan titik api maupun asap, dan situasi secara umum terpantau kondusif.
Kegiatan patroli tapal batas dan sosialisasi ini merupakan bagian dari langkah preventif yang rutin dilakukan Koramil 02/TM, khususnya memasuki musim yang berpotensi meningkatkan risiko karhutla. Melalui kegiatan ini, TNI berharap dapat memperkuat koordinasi dengan masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan dan kelestarian lingkungan di wilayah Kecamatan Enok, Kabupaten Indragiri Hilir.
