DetakiNews, – Babinsa Koramil 02/Tanah Merah (TM), Serka Mardia, melaksanakan kegiatan sosialisasi dan patroli tapal batas wilayah di Desa Selat Nama, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Rabu (7/1/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi dini terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus untuk memastikan kondisi wilayah perbatasan tetap aman dan terkendali.
Patroli dilaksanakan di wilayah tapal batas dengan titik koordinat -0°34'25''S 103°19'57"E. Dalam kegiatan tersebut, Serka Mardia turut melibatkan personel gabungan yang terdiri dari 1 orang anggota TNI dan 2 orang masyarakat setempat, sebagai bentuk sinergi antara aparat kewilayahan dan warga dalam menjaga keamanan lingkungan.
Selain melakukan pemantauan langsung di lapangan, Babinsa juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan serta mengimbau warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Menurutnya, peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya pencegahan karhutla, terutama di wilayah yang rawan kebakaran saat musim kemarau.
“Melalui kegiatan ini, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga wilayahnya dan segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan tanda-tanda kebakaran, seperti titik api maupun asap,” ujar Serka Mardia di sela-sela kegiatan.
Hasil dari patroli tapal batas tersebut menunjukkan kondisi wilayah dalam keadaan aman. Tidak ditemukan adanya titik api maupun asap selama kegiatan pemantauan berlangsung. Situasi di Desa Selat Nama terpantau kondusif dan terkendali.
Serka Mardia menegaskan bahwa kegiatan patroli dan sosialisasi ini akan terus dilakukan secara rutin sebagai bentuk komitmen TNI AD, khususnya Koramil 02/Tanah Merah, dalam mendukung program pemerintah untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan serta menjaga stabilitas keamanan wilayah di Kabupaten Indragiri Hilir.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan semakin meningkat, sehingga potensi terjadinya bencana karhutla dapat diminimalisir sejak dini.
