DetakiNews, — Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus digencarkan oleh aparat teritorial. Babinsa Koramil 02/Tanah Merah (TM), kodim 0314/Inhil, Serda Darno, melaksanakan kegiatan sosialisasi sekaligus patroli tapal batas di Desa Bagan Jaya, Kecamatan Enok, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau.
Kegiatan ini dilaksanakan di titik koordinat -0°33'33,872"S, 102°57'23"E dengan melibatkan personel gabungan yang terdiri dari 1 orang anggota TNI dan 1 orang masyarakat setempat.
Meskipun jumlah personel terbatas, kegiatan tetap berjalan efektif melalui pendekatan komunikasi langsung dengan warga serta pemantauan wilayah secara menyeluruh.
Dalam kegiatan sosialisasi, Serda Darno memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya dan dampak karhutla, baik dari sisi kesehatan, lingkungan, maupun ekonomi. Ia menekankan bahwa pembukaan lahan dengan cara membakar masih menjadi salah satu penyebab utama terjadinya kebakaran, terutama saat musim kemarau.
“Masyarakat kami harapkan tidak lagi membuka lahan dengan cara dibakar karena risikonya sangat besar dan dapat merugikan banyak pihak. Selain merusak lingkungan, asap yang ditimbulkan juga berdampak pada kesehatan serta aktivitas sehari-hari,” ujar Serda Darno di sela kegiatan.
Selain sosialisasi, patroli tapal batas juga dilakukan untuk memastikan kondisi wilayah tetap aman dari potensi kebakaran. Tim menyusuri area rawan, memeriksa kondisi lahan, serta memastikan tidak ada aktivitas pembakaran ilegal di sekitar wilayah perbatasan desa.
Dari hasil patroli yang dilaksanakan, tidak ditemukan adanya titik api maupun asap. Kondisi wilayah Desa Bagan Jaya terpantau aman dan terkendali. Hal ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan serta keberhasilan upaya pencegahan yang selama ini dilakukan.
Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga wilayah. Keterlibatan warga secara langsung dinilai sangat penting dalam mendeteksi dini potensi kebakaran serta mempercepat penanganan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Di samping itu, Serda Darno juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap perubahan cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran. Ia meminta warga untuk segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan tanda-tanda awal kebakaran seperti munculnya asap atau bau terbakar.
Patroli dan sosialisasi ini merupakan bagian dari program rutin pembinaan teritorial yang dilakukan oleh Koramil 02/TM guna menciptakan wilayah yang aman, nyaman, dan bebas dari ancaman karhutla. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat semakin meningkat sehingga potensi kebakaran dapat ditekan seminimal mungkin.
Ke depan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak unsur masyarakat dan instansi terkait, guna memperkuat upaya pencegahan serta menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.
