DetakiNews, — Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus digencarkan aparat teritorial di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir. Babinsa Koramil 02/Tanah Merah (TM), Serda Niko Arisandi dari jajaran Kodim 0314/Inhil, melaksanakan patroli tapal batas secara intensif di Desa Sungai Rukam, Kecamatan Enok, Selasa (31/3/2026).
Patroli ini menyasar wilayah-wilayah rawan yang berada di garis perbatasan desa dengan titik koordinat 0°03'12.918" S dan 103°04'27" E. Area tersebut dikenal memiliki potensi kerawanan karhutla, terutama saat cuaca mulai mengering dan aktivitas masyarakat di lahan meningkat.
Dengan menyusuri medan yang cukup menantang, mulai dari jalur darat hingga area vegetasi padat, Serda Niko Arisandi bersama tim gabungan memastikan tidak ada indikasi awal kebakaran. Patroli dilakukan secara menyeluruh, termasuk pengecekan langsung ke titik-titik yang berpotensi menjadi sumber api.
Kegiatan ini melibatkan personel gabungan yang terdiri dari 1 anggota Tentara Nasional Indonesia serta 2 orang masyarakat setempat. Keterlibatan warga menjadi bagian penting dalam sistem deteksi dini, sekaligus memperkuat kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan.
“Patroli ini bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi langkah preventif untuk memastikan wilayah tetap aman dari ancaman karhutla. Peran aktif masyarakat sangat kami harapkan untuk segera melaporkan jika menemukan indikasi kebakaran,” ungkap Serda Niko Arisandi di sela kegiatan.
Dari hasil pemantauan di lapangan, tidak ditemukan adanya titik api maupun asap. Kondisi ini menunjukkan bahwa wilayah Desa Sungai Rukam masih dalam keadaan aman dan terkendali.
Meski demikian, kewaspadaan tetap menjadi prioritas utama. Aparat TNI bersama masyarakat akan terus meningkatkan frekuensi patroli, terutama memasuki periode rawan karhutla. Langkah ini juga sejalan dengan komitmen Kodim 0314/Inhil dalam mendukung program pemerintah daerah untuk menekan angka kebakaran hutan dan lahan di wilayah Indragiri Hilir.
Dengan sinergi yang terus terjalin antara aparat dan masyarakat, diharapkan potensi karhutla dapat dicegah sejak dini, sehingga stabilitas lingkungan dan keselamatan warga tetap terjaga.
