iklan

Babinsa Koramil 02/TM Patroli Tapal Batas di Enok, Pastikan Nihil Titik Api dan Perkuat Edukasi Karhutla

Selasa, 17 Maret 2026 | 12.35 WIB Last Updated 2026-03-17T05:35:20Z

DetakiNews, — Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus digencarkan aparat teritorial di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Babinsa Koramil 02/Tanah Merah (TM), Kodim 0314/Inhil, Pelda Boy R. Sitompul turun langsung melaksanakan sosialisasi dan patroli tapal batas di Parit Mesjid, Desa Simpang Tiga Daratan, Kecamatan Enok, Selasa (17/3/2026).


Kegiatan yang berlangsung di titik koordinat -0°25'58"S, 103°10'18"E itu melibatkan personel gabungan yang terdiri dari satu anggota TNI dan tiga warga setempat. Patroli dilakukan dengan menyisir area perkebunan dan lahan rawan terbakar, sekaligus memantau kondisi lingkungan di wilayah perbatasan desa.


Langkah ini menjadi bagian dari strategi pencegahan dini karhutla yang kerap mengancam wilayah pesisir Inhil, terutama saat cuaca cenderung kering dan aktivitas pembukaan lahan meningkat.


Dari hasil pemantauan di lapangan, tidak ditemukan adanya titik api maupun asap. Kondisi tersebut menunjukkan wilayah masih dalam keadaan aman dan terkendali, meskipun potensi kebakaran tetap perlu diwaspadai.


Pelda Boy R. Sitompul mengatakan, patroli rutin ini tidak hanya bertujuan untuk pengawasan, tetapi juga memperkuat kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla.

“Selain patroli, kami juga memberikan sosialisasi langsung kepada masyarakat, khususnya pemilik lahan, agar tidak membuka lahan dengan cara membakar secara sembarangan,” ujarnya.


Ia menekankan, salah satu penyebab utama kebakaran di wilayah tersebut adalah kelalaian masyarakat yang meninggalkan api dalam kondisi belum padam saat membuka lahan.

“Sering terjadi kebakaran karena api ditinggalkan begitu saja. Kami mengimbau agar setiap aktivitas pembakaran benar-benar diawasi dan dipastikan padam sebelum ditinggalkan,” katanya.


Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam patroli gabungan menjadi faktor penting dalam upaya pencegahan. Dengan melibatkan warga setempat, informasi terkait potensi kebakaran dapat lebih cepat terdeteksi.

Pendekatan persuasif melalui sosialisasi dinilai efektif untuk menekan angka karhutla, dibandingkan hanya mengandalkan penindakan. Edukasi yang berkelanjutan diharapkan mampu mengubah pola kebiasaan masyarakat dalam mengelola lahan.


Kegiatan ini juga merupakan bagian dari komitmen TNI melalui aparat kewilayahan untuk menjaga stabilitas lingkungan dan mencegah bencana asap yang berdampak luas, baik terhadap kesehatan masyarakat maupun aktivitas ekonomi.


Dengan kondisi yang masih aman, aparat berharap kesadaran kolektif masyarakat tetap terjaga, sehingga wilayah Kecamatan Enok dapat terbebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau mendatang.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Babinsa Koramil 02/TM Patroli Tapal Batas di Enok, Pastikan Nihil Titik Api dan Perkuat Edukasi Karhutla

Trending Now

iklan