DetakiNews, — Anggota Koramil 10 Pelangiran (Plg) Kodim 0314/Inhil menunjukkan respons cepat dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kanal 12, Desa Wonosari, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir, Selasa (17/3/2026).
Sejak menerima laporan adanya titik api, personel Koramil langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemadaman sekaligus memimpin upaya pendinginan bersama unsur terkait. Kebakaran yang melanda lahan seluas kurang lebih 0,5 hektare di koordinat 0°17’862”N dan 103°43’423”E tersebut berhasil dikendalikan dalam waktu relatif cepat berkat kesigapan aparat di lapangan.
Dalam pelaksanaan tugasnya, anggota Koramil tidak bekerja sendiri. Mereka bersinergi dengan Kepala Desa, personel kepolisian, serta masyarakat setempat. Total 9 orang terlibat dalam operasi ini, dengan anggota Koramil berperan aktif sebagai penggerak dan koordinator di lapangan.
Dengan menggunakan peralatan seadanya seperti mesin Robin, selang air, nozzle, dan alat semprot manual, anggota Koramil berjibaku memadamkan api yang menjalar di lahan gambut. Kondisi ini menuntut kerja ekstra karena api tidak hanya membakar permukaan, tetapi juga merambat di bawah tanah.
Berbagai kendala dihadapi di lapangan. Lahan gambut yang kering dan tebal menjadi tantangan utama, ditambah jarak sumber air yang cukup jauh sehingga memperlambat suplai air. Cuaca panas disertai angin kencang juga memperbesar risiko penyebaran api. Meski demikian, anggota Koramil tetap bertahan di lokasi dan terus berupaya memadamkan api hingga berhasil dikendalikan.
Setelah api berhasil dipadamkan, anggota Koramil melanjutkan kegiatan dengan melakukan pendinginan secara intensif. Langkah ini penting untuk memastikan tidak ada sisa bara api yang dapat memicu kebakaran kembali, mengingat karakteristik lahan gambut yang mudah menyimpan panas.
Lahan yang terbakar diketahui milik seorang warga, Ibu Nuhayati (50), warga Sungai Guntung, Kecamatan Kateman. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak Polsek Pelangiran.
Selain melakukan pemadaman, anggota Koramil juga aktif berkoordinasi dengan pihak terkait serta melaporkan setiap perkembangan situasi kepada komando atas sebagai bagian dari prosedur penanganan bencana.
Hingga kondisi terakhir, titik api telah berhasil dipadamkan sepenuhnya. Namun, masih terdapat titik-titik asap yang menyebar, sehingga anggota Koramil bersama tim gabungan tetap berada di lokasi untuk melaksanakan pendinginan lanjutan.
Kehadiran anggota Koramil di tengah masyarakat dalam situasi darurat seperti ini menjadi bukti nyata peran TNI dalam membantu penanggulangan bencana, khususnya karhutla yang kerap terjadi di wilayah Indragiri Hilir. Dengan kesigapan dan dedikasi tinggi, mereka terus berupaya menjaga wilayah tetap aman dari ancaman kebakaran yang lebih luas.
