DetakiNews, – Anggota Koramil 10/Pelangiran Kodim 0314/Inhil bergerak cepat untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Sido Muncul, Kanal 6, RT 05 RW 03 Desa Catur Karya, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir, Kamis (12/2/2026).
Kebakaran yang melanda lahan seluas ±1 hektare tersebut berada pada titik koordinat 0°25’438” N 103°48’907” E. Titik api pertama kali terlihat oleh warga sekitar pada pagi hari, yang segera melaporkannya ke pihak desa dan Koramil setempat.
Danramil 10/Pelangiran, melalui batuud Serma Sugianto, menjelaskan, upaya pemadaman dilakukan dengan melibatkan personel gabungan, yang terdiri dari TNI, tim Masyarakat Peduli Api (MPA), perangkat desa, dan masyarakat setempat. “Personel yang dikerahkan sebanyak lima orang inti, yakni 1 TNI, 2 anggota Tim MPA GHS 1, Kepala Desa, serta 2 anggota MPA desa. Selain itu, sekitar 20 warga ikut membantu memadamkan api,” jelas Serma Sugianto.
Dalam operasi ini, tim menggunakan berbagai peralatan seperti dua unit mesin Robin, dua mesin semprot gendong, ember, parang, serta sepuluh kendaraan roda dua untuk mobilitas personel. Meskipun peralatan cukup memadai, petugas menghadapi sejumlah tantangan di lapangan, termasuk lahan gambut yang kering dan tebal, sumber air yang terbatas, angin kencang, dan suhu udara yang panas.
Kebakaran terjadi di lahan milik Katum, 58 tahun, warga Desa Griya Mukti Jaya, Kecamatan Belengkong. “Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Kami berharap tidak ada unsur kesengajaan, namun tim investigasi tetap bekerja untuk memastikan penyebab pasti,” tambah Serma Sugianto.
Untuk mengendalikan api, tim gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan secara menyeluruh. Koordinasi juga dilakukan dengan pihak terkait agar proses penanganan berjalan lancar. Hingga siang hari, titik api telah berhasil dipadamkan. Namun, masih terdapat titik asap yang melebar sehingga proses pendinginan terus dilakukan.
Masyarakat setempat mengapresiasi upaya cepat yang dilakukan oleh Koramil dan tim gabungan. “Kami berterima kasih kepada TNI dan tim MPA yang datang membantu. Tanpa mereka, api bisa meluas dan merusak lahan kami lebih parah,” kata salah seorang warga yang ikut membantu di lokasi.
Kegiatan pemadaman karhutla di Desa Catur Karya berlangsung aman dan terkendali, menunjukkan sinergi antara aparat TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mencegah bencana kebakaran lahan yang kerap terjadi di wilayah gambut.
