DetakiNews, – Forum Keselamatan Lalu Lintas Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melakukan penambalan sulam sejumlah ruas jalan berlubang di Kota Tembilahan, Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah konkret untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Operasi Keselamatan Lalu Lintas Lancang Kuning 2026 yang saat ini tengah digelar. Penambalan sulam jalan difokuskan pada titik-titik yang dinilai rawan kecelakaan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.
Kapolres Inhil AKBP Farouk Otora melalui Kasat Lantas Polres Inhil AKP Ricky Marzuki mengatakan, keselamatan lalu lintas tidak hanya bergantung pada perilaku pengendara, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh kondisi infrastruktur jalan.
“Keselamatan lalu lintas ini salah satu penunjangnya adalah kondisi jalan. Dari hasil survei yang kami lakukan beberapa hari terakhir bersama forum, ditemukan banyak jalan berlubang, bahkan lubang besar, yang berpotensi menyebabkan kecelakaan,” ujar AKP Ricky kepada awak media. Selasa (10/2/2026).
AKP Ricky menjelaskan, Forum Keselamatan Lalu Lintas Kabupaten Indragiri Hilir terdiri dari Satlantas Polres Inhil, Dinas Perhubungan Inhil, Jasa Raharja, serta Dinas PUPR Kabupaten Inhil. Forum tersebut secara rutin melakukan koordinasi dan survei lapangan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kecelakaan lalu lintas di wilayah Inhil.
Menurutnya, kerusakan jalan yang terjadi tidak terlepas dari kondisi cuaca ekstrem dalam beberapa bulan terakhir serta faktor geografis wilayah Indragiri Hilir. Selain curah hujan yang tinggi, fenomena air pasang juga mempercepat kerusakan badan jalan.
“Beberapa bulan terakhir kita mengalami cuaca ekstrem dan air pasang. Ini berdampak langsung terhadap kondisi jalan, sehingga muncul banyak lubang yang cukup membahayakan,” jelasnya.
Berdasarkan hasil musyawarah forum, disepakati untuk segera melakukan perbaikan sementara dengan menambal sulam lubang-lubang jalan menggunakan semen. Langkah ini diambil sebagai upaya cepat agar jalan tetap dapat digunakan dengan aman, khususnya di wilayah Kota Tembilahan yang mayoritas masyarakatnya menggunakan kendaraan roda dua.
“Kami mencoba memulai pembenahan secara bertahap, agar mobilitas masyarakat tetap lancar dan tidak terjadi kecelakaan tunggal akibat jalan berlubang,” kata AKP Ricky.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang turut memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut, baik secara moril maupun partisipasi langsung di lapangan. Dukungan ini dinilai sangat membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan.
“Alhamdulillah kegiatan ini juga mendapat support dari masyarakat. Ini bentuk kepedulian bersama terhadap keselamatan lalu lintas,” ujarnya.
AKP Ricky berharap, dengan adanya perbaikan jalan ini, masyarakat dapat merasa lebih aman saat beraktivitas, terutama menjelang meningkatnya volume kendaraan pada bulan Ramadan dan arus mudik Lebaran.
“Harapan kami, masyarakat bisa menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idul Fitri dengan aman, selamat, dan bisa berkumpul bersama keluarga tercinta. Mudah-mudahan upaya ini dapat mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di wilayah kita,” pungkasnya.
Adapun ruas jalan yang dilakukan Tambl sulam lubang meliputi Jalan Telaga Biru, Jalan Simpang Kartini, dan Jalan Simpang Sungai Beringin.
Sehubungan dengan kegiatan tersebut, AKP Ricky Marzuki juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Tembilahan karena untuk sementara waktu beberapa ruas jalan tidak dapat dilalui hingga material semen mengering.
“Kami mohon maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan ini. Penutupan sementara dilakukan demi keselamatan bersama,” tutupnya.
