DetakiNews, — Suasana khidmat menyelimuti Majelis Taklim Husnul Khotimah, Kelurahan Pelangiran, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Sabtu malam (14/2/2026). Ratusan jamaah memadati lokasi untuk mengikuti Haul Akbar ke-219 Syekh Muhammad Arsyad bin Abdullah, ke-21 Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Gani, ke-89 Syekh Abdurrahman Siddiq bin Muhammad Afif, sekaligus haul jamak tokoh agama dan Halal Bi Halal.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), di antaranya Camat Pelangiran Bustamin, SE., MM., Danramil 10/Pelangiran Kapten Inf. Rudi Hartono, Kapolsek Pelangiran Iptu Pol. Iwan Sahputra, SH., MH., serta Kepala KUA Kecamatan Pelangiran Fadel Haryadi, Lc.
Selain itu, hadir pula cucu Tuan Guru Sapat, Dr. H. M. Ali Azhar, S.Sos., MH. dan H. Abdul Muthalib Hasan, Ketua PHBI Kecamatan Pelangiran Ustadz M. Husaini, para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, ibu-ibu majelis taklim, para Ketua RT/RW, Kepala Dusun, serta masyarakat dari berbagai penjuru Kelurahan Pelangiran dan sekitarnya.
Rangkaian Acara Penuh Kekhusyukan
Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang membuat suasana semakin khidmat. Ketua PHBI Kecamatan Pelangiran dalam sambutannya menyampaikan bahwa haul dan halal bi halal ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum untuk meneladani perjuangan dan akhlak para ulama dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan manaqib yang mengisahkan perjalanan dakwah dan keteladanan para ulama besar yang diperingati. Tausiah agama yang disampaikan dalam acara tersebut menekankan pentingnya menjaga persatuan, mempererat silaturahmi, serta memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah tantangan zaman.
Doa bersama menjadi penutup rangkaian kegiatan inti, dipanjatkan untuk para ulama yang telah wafat serta untuk keselamatan dan keberkahan masyarakat Pelangiran.
Momentum Memperkuat Kebersamaan
Danramil 10/Pelangiran Kapten Inf.
Rudi Hartono menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang berjalan tertib dan lancar tersebut. Ia menilai, kegiatan keagamaan seperti ini memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan dan stabilitas sosial di tengah masyarakat.
“Kegiatan haul dan halal bi halal ini menjadi sarana mempererat ukhuwah islamiyah sekaligus memperkuat sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat. Kebersamaan seperti inilah yang perlu terus dijaga,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan unsur Forkopimcam lainnya yang berharap kegiatan keagamaan dapat terus menjadi ruang silaturahmi dan pembinaan moral generasi muda.
Sekitar pukul 23.00 WIB, seluruh rangkaian acara selesai dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.
Jamaah yang hadir tampak meninggalkan lokasi dengan penuh rasa syukur, membawa semangat kebersamaan dan nilai-nilai keteladanan para ulama dalam kehidupan bermasyarakat.
