DetakiNews, – Babinsa Koramil 10/Pelangiran (Plg), Koptu J. Manurung, melaksanakan pendampingan kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun Anggaran 2027 yang dirangkaikan dengan Rembug Stunting. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Desa Saka Palas Jaya, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau, Selasa (27/1/2026).
Kegiatan Musrenbang dan Rembug Stunting ini merupakan agenda penting dalam rangka menjaring aspirasi masyarakat desa terkait perencanaan pembangunan serta upaya percepatan penurunan angka stunting. Melalui forum ini, pemerintah desa bersama unsur kecamatan, TNI-Polri, pendamping desa, dan masyarakat membahas berbagai kebutuhan prioritas yang akan diusulkan pada tahun anggaran mendatang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Pelangiran yang diwakili oleh Sekretaris Camat H. Adi, Kepala Desa Saka Palas Jaya Samijo, Babinsa Koptu J. Manurung, Bhabinkamtibmas Aipda Antonius AS, SH, Pendamping Desa P3MD Herlina, para Kepala Dusun, Ketua RT dan RW, Ketua Pemuda, serta anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Muhammad Rifki.
Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan desa yang partisipatif dan berkelanjutan.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan sambutan Kepala Desa Saka Palas Jaya. Dalam sambutannya, Kepala Desa Samijo menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menyampaikan usulan pembangunan, baik di bidang infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, maupun peningkatan kualitas kesehatan, khususnya pencegahan stunting.
Selanjutnya sambutan Camat Pelangiran yang disampaikan oleh Sekcam H. Adi menyampaikan bahwa Musrenbang desa merupakan dasar penyusunan perencanaan pembangunan di tingkat kecamatan hingga kabupaten. Oleh karena itu, setiap usulan diharapkan benar-benar berdasarkan kebutuhan riil masyarakat dan disusun secara matang agar dapat diperjuangkan pada tahapan selanjutnya.
Sambutan juga disampaikan oleh Pendamping Desa P3MD, Herlina, yang menjelaskan mekanisme pengusulan program serta pentingnya sinkronisasi antara rencana pembangunan desa dengan program pemerintah daerah dan pusat. Ia juga mengingatkan agar isu stunting menjadi perhatian bersama, melalui penguatan layanan kesehatan, pemenuhan gizi, serta peningkatan kesadaran masyarakat.
Pada sesi tanya jawab, warga desa secara aktif menyampaikan berbagai aspirasi, masukan, dan harapan. Beberapa usulan yang mengemuka antara lain peningkatan infrastruktur desa, pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta program pemberdayaan masyarakat. Warga berharap agar Musrenbang benar-benar menjadi ruang dialog yang terbuka dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
Babinsa Koptu J. Manurung dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa TNI melalui Babinsa siap mendukung setiap program pembangunan desa serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan gotong royong dalam membangun desa.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan penutup. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui Musrenbang dan Rembug Stunting ini, diharapkan perencanaan pembangunan Desa Saka Palas Jaya Tahun Anggaran 2027 dapat lebih tepat sasaran, berorientasi pada kebutuhan masyarakat, serta mampu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga desa secara berkelanjutan.
