Babinsa Koramil 02/TM Hadiri Musrenbang Desa TA 2026 dan Rembuk Stunting di Tekulai Hilir

Rabu, 21 Januari 2026 | 12.39 WIB Last Updated 2026-01-21T05:39:29Z

 

DetakiNews, – Babinsa Koramil 02/Tanah Merah (TM), Sertu Agusmi Harianto, menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Desa Tahun Anggaran 2026 yang dirangkaikan dengan Rembuk Stunting, Rabu (21/1/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Desa Tekulai Hilir, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.


Musrenbang Desa ini menjadi forum strategis bagi pemerintah desa bersama masyarakat untuk menyusun dan menetapkan prioritas pembangunan desa tahun 2026. 


Sementara itu, Rembuk Stunting difokuskan pada upaya pencegahan dan penanganan stunting sebagai bagian dari program nasional peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.


Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan pemangku kepentingan desa, di antaranya Plt Camat Tanah Merah Suhirwan, Kepala Desa Tekulai Hilir H. Suryadi, S.IP, Babinsa Sertu Agusmi Harianto, Bhabinkamtibmas Aipda Zulfadli, Kasi PMD Refi Alamsyah, Pendamping Desa Ade Suriansyah, Ketua BPD, para Kepala Dusun, Ketua RT dan RW, serta perwakilan masyarakat Desa Tekulai Hilir.


Acara diawali dengan pembukaan dan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan Kepala Desa Tekulai Hilir. Dalam sambutannya, Kepala Desa H. Suryadi menyampaikan bahwa Musrenbang Desa merupakan wadah penting untuk menampung aspirasi masyarakat secara langsung, sehingga program pembangunan yang direncanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga.


“Perencanaan pembangunan desa harus berangkat dari kebutuhan riil masyarakat. Oleh karena itu, partisipasi aktif warga sangat diperlukan agar program yang disusun tepat sasaran dan dapat meningkatkan kesejahteraan bersama,” ujarnya.


Sementara itu, Plt Camat Tanah Merah Suhirwan dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, dan seluruh elemen masyarakat dalam menyukseskan pembangunan desa. Ia juga menyoroti isu stunting yang masih menjadi perhatian serius pemerintah.

“Penanganan stunting tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Diperlukan kerja sama lintas sektor, mulai dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, hingga peran aktif masyarakat,” kata Suhirwan.


Babinsa Koramil 02/TM Sertu Agusmi Harianto menyatakan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan Musrenbang Desa dan Rembuk Stunting merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah desa serta komitmen TNI dalam membantu menciptakan stabilitas, keamanan, dan kesejahteraan masyarakat.


“TNI, khususnya Babinsa, selalu siap mendukung program pembangunan desa, termasuk upaya pencegahan stunting. Dengan perencanaan yang matang dan kebersamaan, diharapkan pembangunan desa dapat berjalan optimal,” ujarnya.


Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Ketua BPD, pembacaan doa, dan penutup. Selama kegiatan berlangsung, masyarakat tampak aktif memberikan masukan dan usulan terkait pembangunan infrastruktur, pelayanan dasar, serta program sosial kemasyarakatan.


Musrenbang Desa TA 2026 dan Rembuk Stunting di Desa Tekulai Hilir berlangsung tertib, aman, dan kondusif. Hasil musyawarah ini diharapkan dapat menjadi dasar perencanaan pembangunan desa yang berkelanjutan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menurunkan angka stunting di wilayah Kecamatan Tanah Merah.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Babinsa Koramil 02/TM Hadiri Musrenbang Desa TA 2026 dan Rembuk Stunting di Tekulai Hilir

Trending Now

iklan