Peristiwa tersebut dengan cepat menyebar luas di media sosial setelah sejumlah warga mengunggah video dan rekaman kejadian ke berbagai platform, seperti Facebook dan WhatsApp. Dalam video berdurasi sekitar 18 detik yang beredar, terlihat api menyala besar di area terbuka, sementara warga terdengar memperingatkan agar tidak mendekat karena kondisi dinilai berbahaya.
Salah seorang warga yang mengunggah video tersebut menuturkan bahwa panas dari kobaran api membuat masyarakat tidak dapat melintas di sekitar lokasi kejadian.
“Tidak bisa lewat, panas sekali apinya,” ujar perekam video, seraya menyebutkan bahwa kejadian berlangsung pada sore hari.
Peristiwa ini menuai beragam reaksi dari warganet. Tidak sedikit yang mengaku terkejut dan menyatakan tidak mengetahui adanya jalur pipa gas yang melintas di wilayah Tanah Batu Ampar. Minimnya informasi mengenai keberadaan pipa gas tersebut menimbulkan kekhawatiran masyarakat terkait potensi risiko keselamatan.
“Selama ini tidak tahu kalau ada pipa gas di situ,” tulis salah satu warganet dalam kolom komentar unggahan yang beredar luas.
Selain menyampaikan keprihatinan, masyarakat juga ramai-ramai meminta perhatian dan tindakan cepat dari pihak pemerintah serta instansi terkait. Mereka berharap dilakukan penanganan menyeluruh, mulai dari pengamanan lokasi, pengecekan jaringan pipa gas, hingga sosialisasi kepada warga, agar kejadian serupa tidak terulang dan tidak menimbulkan korban jiwa di kemudian hari.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai penyebab pasti kebakaran maupun langkah teknis yang telah dilakukan pascakejadian. Warga berharap adanya transparansi informasi dan evaluasi menyeluruh demi menjamin keselamatan lingkungan sekitar.
