DetakiNews, — Upaya memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor. Aparat keamanan bersama pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta kalangan pendidikan menggelar deklarasi komitmen bersama di Mapolsek Pelangiran, Senin (27/4/2026).
Kegiatan ini menjadi wujud keseriusan seluruh elemen dalam merespons ancaman narkoba yang dinilai semakin mengkhawatirkan, khususnya bagi generasi muda. Deklarasi tersebut dihadiri perwakilan berbagai unsur, di antaranya Sekretaris Camat Pelangiran H. Adi Ahmad Putra, SE yang mewakili Camat, Danramil 10/Pelangiran yang diwakili Sertu Dodi Eka Putra, Kapolsek Pelangiran Iptu Iwan, SH., MH., perwakilan KUA Azhar Alfajri, Lurah Pelangiran Asrowi, SKM, tokoh masyarakat Halidi, tokoh agama Ustaz Wahyudi, serta kepala sekolah, siswa, dan siswi tingkat SMA dan SMP.
Rangkaian acara berlangsung tertib, diawali dengan pembukaan dan doa, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai bentuk penguatan semangat kebangsaan. Suasana khidmat tampak saat seluruh peserta mengikuti setiap tahapan kegiatan dengan penuh perhatian.
Kapolsek Pelangiran, Iptu Iwan, dalam sambutannya menegaskan bahwa pemberantasan narkoba bukan hanya menjadi tugas aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Peredaran narkoba adalah ancaman nyata yang dapat merusak masa depan generasi muda. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh pihak, mulai dari orang tua, tokoh masyarakat, hingga pihak sekolah, untuk bersama-sama melakukan pencegahan sejak dini,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.
Sementara itu, Sekretaris Camat Pelangiran, H. Adi Ahmad Putra, yang mewakili Camat, menyampaikan bahwa pemerintah kecamatan mendukung penuh langkah-langkah kolaboratif dalam memerangi narkoba. Menurut dia, sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkotika.
“Kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi harus menjadi komitmen nyata yang diwujudkan dalam tindakan sehari-hari,” katanya.
Hal senada disampaikan oleh perwakilan Danramil 10/Pelangiran, Sertu Dodi Eka Putra. Ia menekankan bahwa ancaman narkoba tidak mengenal batas usia maupun latar belakang, sehingga diperlukan kewaspadaan kolektif.
“TNI bersama Polri dan seluruh elemen masyarakat siap bersinergi dalam upaya pencegahan dan penindakan. Kita harus menjaga generasi muda sebagai aset bangsa,” ujarnya.
Keterlibatan pelajar dalam kegiatan ini juga menjadi perhatian khusus. Para siswa dan siswi yang hadir diharapkan dapat menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat dalam menyuarakan bahaya narkoba.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan deklarasi komitmen bersama yang diikuti oleh seluruh peserta. Deklarasi tersebut menegaskan tekad untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Pelangiran.
Sebagai simbol keseriusan, kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh perwakilan yang hadir. Penandatanganan ini menjadi penegasan bahwa upaya pemberantasan narkoba membutuhkan langkah konkret dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kesadaran kolektif serta kerja sama yang kuat dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba di Kecamatan Pelangiran.
