DetakiNews, — Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus digencarkan aparat kewilayahan. Babinsa Desa Rantau Panjang, Koramil 02/TM, Koptu M. Adrian, melaksanakan sosialisasi sekaligus patroli tapal batas di wilayah Desa Rantau Panjang, Kecamatan Enok, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Sabtu (4/4/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi karhutla yang kerap terjadi di wilayah pesisir dan lahan gambut, khususnya saat cuaca mulai cenderung kering. Dalam patroli itu, Koptu Adrian menyisir area yang berada di titik koordinat 0,5280 LS dan 103,18096 BT dengan arah 333 derajat barat laut.
Tak hanya melakukan pemantauan wilayah, Babinsa juga memberikan sosialisasi langsung kepada masyarakat terkait bahaya karhutla serta dampaknya terhadap kesehatan, lingkungan, dan aktivitas ekonomi warga.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selain melanggar hukum, hal ini juga berpotensi menimbulkan kebakaran yang sulit dikendalikan,” ujar
Koptu Adrian di sela kegiatan.
Dalam pelaksanaan patroli tersebut, Babinsa melibatkan unsur masyarakat setempat guna memperkuat sinergi dalam menjaga wilayah. Total personel yang dikerahkan terdiri dari satu anggota TNI dan dua warga.
Pelibatan masyarakat dinilai penting untuk meningkatkan kewaspadaan dini, mengingat warga merupakan pihak yang paling dekat dengan kondisi lapangan. Dengan demikian, apabila terdapat indikasi kebakaran, dapat segera dilaporkan dan ditangani secara cepat.
Hasil patroli menunjukkan kondisi wilayah dalam keadaan aman. Tidak ditemukan adanya titik api maupun asap di area yang dipantau. Hal ini menjadi indikator bahwa kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla mulai meningkat.
Meski demikian, Babinsa menegaskan bahwa kegiatan patroli dan sosialisasi akan terus dilakukan secara rutin, terutama di wilayah-wilayah rawan.
“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memastikan wilayah tetap aman dari karhutla. Pencegahan menjadi langkah utama agar tidak terjadi kebakaran yang lebih besar,” katanya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin kuat antara aparat TNI dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan serta menciptakan kondisi wilayah yang aman dan kondusif di Desa Rantau Panjang dan sekitarnya.
