iklan

Babinsa Koramil/02 Hadiri Sosialisasi Maklumat Kapolda Riau tentang Karhutla di Rantau Panjang

Selasa, 07 April 2026 | 12.18 WIB Last Updated 2026-04-07T05:18:17Z

 


DetakiNews, — Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus digencarkan oleh berbagai pihak di Provinsi Riau. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi maklumat Kapolda Riau yang digelar di Aula Kantor Desa Rantau Panjang, Kecamatan Enok, Kabupaten Indragiri Hilir, Selasa (7/4/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Babinsa Rantau Panjang, Koptu Muhammad Adrian, bersama sejumlah unsur Forkopimcam dan perangkat desa. Hadir dalam kegiatan itu Kapolsek Enok Iptu Parsulian Simanjuntak, SH, Kepala Desa Rantau Panjang Fadly, Bhabinkamtibmas Bripka Aan Wahyudi, Ketua LPM H. M. Amin, Ketua BPD H. Halim, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan aparat Desa Rantau Panjang.


Dalam sambutannya, Kepala Desa Rantau Panjang, Fadly, menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen masyarakat dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, khususnya memasuki musim rawan karhutla. Ia mengajak seluruh perangkat desa hingga masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan tidak membuka lahan dengan cara dibakar.


Sementara itu, Kapolsek Enok Iptu Parsulian Simanjuntak dalam pemaparannya menyampaikan maklumat Kapolda Riau terkait larangan pembakaran hutan dan lahan. Ia menegaskan bahwa pelaku pembakaran dapat dikenakan sanksi hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.


“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Selain merusak lingkungan, hal tersebut juga berdampak pada kesehatan dan dapat dikenakan sanksi pidana,” ujarnya.


Selain sosialisasi, kegiatan juga diisi dengan pembekalan penggunaan aplikasi Dasbor Lancang Kuning kepada para kepala dusun dan ketua RT. Aplikasi ini merupakan salah satu inovasi untuk mendukung deteksi dini titik api serta mempercepat pelaporan kejadian kebakaran di lapangan.


Melalui pelatihan tersebut, para peserta, khususnya kepala dusun dan RT, diharapkan mampu mengoperasikan aplikasi dengan baik sehingga dapat membantu aparat dalam melakukan pemantauan serta penanganan awal apabila terjadi kebakaran.


Babinsa Rantau Panjang, Koptu Muhammad Adrian, menyatakan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama dalam upaya pencegahan karhutla. Menurutnya, sinergi antara aparat TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat harus terus diperkuat.


“Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini, kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga potensi terjadinya karhutla dapat diminimalisir,” ujarnya.


Dari hasil kegiatan tersebut, para kepala dusun dan RT Desa Rantau Panjang dinyatakan telah memahami cara penggunaan aplikasi Dasbor Lancang Kuning, terutama dalam mendeteksi titik api dan melaporkan situasi kebakaran secara cepat dan tepat.


Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari itu ditutup dengan doa bersama dan berakhir sekitar pukul 11.30 WIB dalam kondisi aman, tertib, dan terkendali.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Babinsa Koramil/02 Hadiri Sosialisasi Maklumat Kapolda Riau tentang Karhutla di Rantau Panjang

Trending Now

iklan