DetakiNews, – Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta menjaga keamanan wilayah perbatasan desa, Babinsa Koramil 02/Tanah Merah (TM), Serka Mardia, melaksanakan kegiatan sosialisasi dan patroli tapal batas di Desa Sungai Nyiur, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir, Kamis (2/4/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan di titik koordinat -0°31'7''S 103°10'48"E, yang merupakan salah satu area rawan terjadinya kebakaran lahan dan memiliki peran penting dalam batas wilayah administrasi desa. Patroli dilakukan dengan menyisir sejumlah titik yang dinilai berpotensi terjadi karhutla, termasuk lahan gambut dan area perkebunan masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, Serka Mardia tidak bekerja sendiri. Ia didampingi oleh personel gabungan yang terdiri dari 1 orang anggota TNI dan 3 orang masyarakat setempat. Keterlibatan masyarakat ini menjadi bagian penting dalam menciptakan sinergi antara aparat kewilayahan dan warga dalam menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.
Selain patroli, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi kepada masyarakat sekitar. Dalam arahannya, Serka Mardia menekankan pentingnya kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan, khususnya terkait bahaya kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi akibat aktivitas pembukaan lahan dengan cara dibakar.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selain melanggar hukum, hal tersebut juga dapat merusak lingkungan dan membahayakan kesehatan serta keselamatan bersama,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih proaktif dalam melaporkan apabila menemukan tanda-tanda awal kebakaran, seperti munculnya asap atau titik api, agar dapat segera dilakukan penanganan sebelum meluas.
Patroli tapal batas ini juga bertujuan untuk memastikan tidak adanya aktivitas ilegal di wilayah perbatasan desa serta menjaga kejelasan batas wilayah agar tidak menimbulkan konflik di kemudian hari. Dengan adanya patroli rutin, diharapkan wilayah tetap dalam kondisi aman dan kondusif.
Dari hasil patroli yang dilakukan, tidak ditemukan adanya titik api maupun asap di area yang diperiksa. Kondisi ini menunjukkan bahwa wilayah Desa Sungai Nyiur masih dalam keadaan aman dari ancaman karhutla.
Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah preventif TNI melalui aparat teritorial dalam menjaga stabilitas wilayah serta mendukung program pemerintah dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.
Ke depan, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan, dengan melibatkan berbagai unsur terkait, guna memastikan wilayah tetap aman, serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan.
