DetakiNews, – Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Babinsa Kelurahan Teluk Medan Koramil 02/Tanah Merah (TM), kodim 0314/Inhil, Koptu M. Adrian, melaksanakan kegiatan sosialisasi sekaligus patroli tapal batas di wilayah Kelurahan Pantai Seberang Makmur, Kecamatan Enok, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, pada Jumat (17/4/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah preventif yang rutin dilaksanakan oleh aparat kewilayahan guna memastikan kondisi lingkungan tetap aman dari ancaman kebakaran, khususnya di wilayah rawan karhutla. Selain patroli, sosialisasi juga dilakukan secara langsung kepada masyarakat setempat agar semakin memahami bahaya serta dampak yang ditimbulkan oleh kebakaran hutan dan lahan.
Patroli dilaksanakan pada titik koordinat 0,51114 LS dan 103,18141 BT dengan arah 315° Barat Laut (NW), yang merupakan salah satu area yang berbatasan langsung dengan wilayah lain dan berpotensi terjadi aktivitas pembukaan lahan. Dalam kegiatan tersebut, Koptu M. Adrian didampingi oleh personel gabungan yang terdiri dari 1 orang anggota TNI dan 2 orang warga masyarakat yang turut berperan aktif dalam menjaga lingkungan.
Selama pelaksanaan patroli, tim melakukan penyisiran di sejumlah titik rawan, termasuk area semak belukar dan lahan gambut yang mudah terbakar saat musim panas. Selain itu, dilakukan juga pengecekan terhadap kondisi vegetasi dan tingkat kelembaban lahan untuk memastikan tidak adanya potensi kebakaran yang tersembunyi.
Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan bahwa tidak ditemukan adanya titik api maupun asap di wilayah patroli. Kondisi ini menandakan bahwa situasi di lapangan dalam keadaan aman, terkendali, dan bebas dari indikasi kebakaran.
Dalam kesempatan tersebut, Koptu M. Adrian juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai larangan membuka lahan dengan cara membakar, serta pentingnya menjaga ekosistem lingkungan. Ia menegaskan bahwa tindakan pembakaran lahan tidak hanya berdampak pada kerusakan lingkungan, tetapi juga dapat menimbulkan gangguan kesehatan akibat kabut asap serta berpotensi menimbulkan sanksi hukum.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan. Jika menemukan tanda-tanda kebakaran sekecil apa pun, segera laporkan agar dapat ditangani dengan cepat,” ujarnya.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat yang merasa terbantu dengan kehadiran aparat TNI dalam menjaga keamanan lingkungan. Warga juga menyatakan kesiapannya untuk turut berpartisipasi aktif dalam upaya pencegahan karhutla.
Melalui kegiatan patroli dan sosialisasi ini, diharapkan sinergi antara TNI dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga wilayah tetap aman, serta mampu menekan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Enok dan sekitarnya.
