DetakiNews, – Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Babinsa Desa Tanjung Baru, Koramil 02/Tanah Merah, Sertu Agusmi Harianto melaksanakan patroli tapal batas di wilayah Desa Tanjung Baru, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir, pada Selasa (14/4/2026).
Kegiatan patroli ini difokuskan pada area rawan karhutla, dengan titik koordinat berada di -0,32183, 103,16129 pada ketinggian 0,3 meter dan arah 355°. Lokasi tersebut merupakan salah satu kawasan yang menjadi perhatian karena berbatasan langsung dengan area perkebunan dan lahan gambut yang rentan terbakar saat musim kemarau.
Dalam pelaksanaan patroli, Sertu Agusmi Harianto tidak bekerja sendiri. Ia didampingi oleh personel gabungan yang terdiri dari 1 orang anggota TNI dan 3 orang masyarakat setempat. Keterlibatan masyarakat ini menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan dini, sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif terhadap bahaya karhutla.
Menurut Sertu Agusmi Harianto, patroli tapal batas merupakan kegiatan rutin yang terus ditingkatkan, terutama saat memasuki musim yang rawan terjadinya kebakaran. Selain memantau kondisi lapangan, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat yang ditemui di sekitar lokasi patroli.
“Kami tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya kebakaran yang dapat merugikan banyak pihak,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara aparat TNI dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga wilayah tetap aman dari ancaman karhutla. Dengan adanya patroli bersama, diharapkan setiap potensi kebakaran dapat dideteksi sejak dini dan segera ditangani sebelum meluas.
Berdasarkan hasil patroli yang telah dilaksanakan, tidak ditemukan adanya titik api maupun asap di wilayah yang dipantau. Kondisi ini menunjukkan bahwa situasi di Desa Tanjung Baru masih dalam keadaan aman dan terkendali.
Meski demikian, kewaspadaan tetap harus dijaga. Mengingat karakteristik wilayah Kabupaten Indragiri Hilir yang sebagian besar terdiri dari lahan gambut, potensi kebakaran dapat terjadi sewaktu-waktu apabila tidak dilakukan pengawasan secara intensif.
Selain patroli, Babinsa juga terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dan dampak negatif dari kebakaran hutan dan lahan, baik dari segi kesehatan, ekonomi, maupun ekosistem.
Kegiatan patroli tapal batas ini berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Diharapkan, melalui kegiatan rutin seperti ini, wilayah Desa Tanjung Baru dapat terus terjaga dari ancaman karhutla serta tercipta lingkungan yang aman, sehat, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.
