iklan

Babinsa Rantau Panjang Intensifkan Sosialisasi dan Patroli Tapal Batas, Pastikan Wilayah Bebas Karhutla

Sabtu, 21 Maret 2026 | 14.40 WIB Last Updated 2026-03-21T07:40:15Z

 



DetakiNews – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus digencarkan oleh aparat teritorial di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir. Salah satunya dilakukan oleh Babinsa Rantau Panjang Koramil 02/TM, Koptu M. Adrian, yang melaksanakan kegiatan sosialisasi sekaligus patroli tapal batas di Kelurahan Pantai Seberang Makmur, Kecamatan Enok, pada Sabtu (21/3/2026).


Kegiatan tersebut berlangsung di titik koordinat 0,51109 LS dan 103,18150 BT, yang merupakan salah satu wilayah yang dipetakan memiliki potensi kerawanan terhadap kebakaran lahan, khususnya pada musim kemarau. Dalam pelaksanaannya, Koptu M. Adrian didukung oleh personel gabungan yang terdiri dari 1 orang TNI dan 2 orang masyarakat setempat yang turut berperan aktif dalam menjaga lingkungan.


Sosialisasi yang dilakukan menyasar langsung warga di sekitar wilayah patroli. Dalam kesempatan tersebut, Koptu M. Adrian mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat dampak yang ditimbulkan tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan serta aktivitas ekonomi masyarakat.


“Peran serta masyarakat sangat penting dalam mencegah terjadinya karhutla. Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran,” ujar Koptu M. Adrian di sela kegiatan.


Selain itu, masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah awal penanganan apabila ditemukan titik api kecil, serta pentingnya koordinasi cepat dengan aparat terkait agar kebakaran tidak meluas.


Usai pelaksanaan sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan patroli menyusuri area tapal batas yang dinilai rawan. Patroli dilakukan secara menyeluruh dengan memantau kondisi lahan, vegetasi, serta memastikan tidak adanya aktivitas pembakaran liar.


Berdasarkan hasil patroli yang dilakukan, tim tidak menemukan adanya titik api maupun asap di wilayah tersebut. Kondisi ini menunjukkan bahwa tingkat kesadaran masyarakat mulai meningkat serta upaya pencegahan yang dilakukan secara rutin memberikan hasil yang positif.


Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah serta kelestarian lingkungan. Pendekatan persuasif melalui sosialisasi dinilai efektif dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap bahaya karhutla.


Koramil 02/TM melalui para Babinsa akan terus meningkatkan frekuensi patroli dan sosialisasi, terutama di wilayah-wilayah yang dianggap rawan. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipatif guna memastikan wilayah tetap aman, kondusif, dan terbebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.


Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan dan turut berperan aktif dalam menjaga wilayahnya, sehingga kejadian karhutla dapat dicegah sejak dini.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Babinsa Rantau Panjang Intensifkan Sosialisasi dan Patroli Tapal Batas, Pastikan Wilayah Bebas Karhutla

Trending Now

iklan