DetakiNews, – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan aparat kewilayahan di Kabupaten Indragiri Hilir. Babinsa Desa Tanjung Baru Koramil 02/TM, Sertu Agusmi Harianto, melaksanakan patroli tapal batas wilayah di Desa Tanjung Baru, Kecamatan Tanah Merah, Rabu (11/3/2026).
Patroli tersebut dilakukan sebagai langkah deteksi dini sekaligus memastikan kondisi wilayah tetap aman dari potensi kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi pada musim kemarau maupun saat aktivitas pembukaan lahan masyarakat.
Kegiatan patroli dilaksanakan di sekitar titik koordinat -0,39107 dan 103°26,767 dengan ketinggian sekitar 13,8 meter dari permukaan laut serta arah 206 derajat. Dalam kegiatan tersebut, Sertu Agusmi Harianto turut melibatkan personel gabungan yang terdiri dari satu orang anggota TNI serta tiga orang masyarakat setempat.
Dengan menyusuri sejumlah titik rawan kebakaran di sekitar tapal batas desa, tim patroli melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi lahan, semak belukar, serta area perkebunan masyarakat yang berpotensi memicu munculnya titik api.
Sertu Agusmi Harianto mengatakan patroli ini merupakan bagian dari upaya rutin aparat teritorial dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah binaannya. Selain melakukan pemantauan, Babinsa juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
“Patroli ini bertujuan untuk memastikan wilayah tetap aman dari potensi kebakaran. Kami juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan karena dapat memicu karhutla yang berdampak luas,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, tim patroli tidak menemukan adanya titik api maupun asap di wilayah yang dipantau. Kondisi lingkungan di sekitar tapal batas Desa Tanjung Baru dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali.
Keterlibatan masyarakat dalam patroli tersebut juga menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara TNI dan warga dalam menjaga lingkungan serta mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Melalui kegiatan patroli rutin seperti ini, diharapkan potensi kebakaran dapat dideteksi sejak dini sehingga dapat segera ditangani sebelum meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat maupun lingkungan sekitar. Kegiatan patroli tapal batas tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai.
