DetakiNews, — Upaya melindungi generasi muda dari pengaruh negatif terus dilakukan oleh aparat kewilayahan bersama masyarakat. Salah satunya terlihat dalam kegiatan pengawasan sumber daya manusia (SDM) yang dilaksanakan Babinsa Koramil 10/Pelangiran, Sertu Dodi Eka Putra, bersama para wali murid SMP Satu Atap Desa Simpang Kateman, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir, Kamis (29/1/2026).
Kegiatan ini menjadi wadah komunikasi dan silaturahmi antara Babinsa, pihak sekolah, aparat desa, dan para orang tua siswa. Tujuannya tidak hanya sebatas pengawasan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya peran bersama dalam menjaga dan membina anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
Dalam arahannya, Sertu Dodi Eka Putra menekankan bahwa tantangan yang dihadapi anak-anak saat ini semakin kompleks. Perkembangan teknologi yang pesat, kemudahan akses internet, serta pengaruh lingkungan pergaulan yang luas menjadi faktor yang harus diantisipasi bersama. Salah satu ancaman serius yang saat ini marak terjadi adalah penyalahgunaan narkoba dan praktik judi online yang menyasar kalangan remaja.
“Anak-anak kita adalah aset masa depan. Jika sejak dini mereka terjerumus dalam pergaulan yang salah, seperti narkoba dan judi online, maka dampaknya akan sangat merugikan, bukan hanya bagi diri mereka sendiri, tetapi juga bagi keluarga dan lingkungan,” ujar Sertu Dodi Eka Putra di hadapan para wali murid.
Ia menjelaskan bahwa peran orang tua merupakan kunci utama dalam proses pengawasan dan pembinaan. Orang tua diharapkan tidak hanya memperhatikan prestasi akademik anak, tetapi juga perubahan sikap, kebiasaan, serta pergaulan sehari-hari. Komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak dinilai sangat penting agar potensi permasalahan dapat diketahui lebih awal.
Selain itu, Babinsa juga mengajak pihak sekolah untuk terus aktif menjalin koordinasi dengan orang tua dan aparat kewilayahan. Guru memiliki peran strategis dalam memantau perilaku siswa di lingkungan sekolah, sehingga apabila ditemukan indikasi penyimpangan, dapat segera dilakukan langkah-langkah pencegahan dan pembinaan.
Dalam kesempatan tersebut, Sertu Dodi Eka Putra juga menegaskan pentingnya sinergi antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, aparat desa, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga. Menurutnya, pengawasan terhadap anak-anak tidak bisa dibebankan hanya kepada satu pihak, melainkan harus menjadi tanggung jawab bersama.
“Dengan kebersamaan dan kekompakan kita semua, setiap permasalahan akan lebih mudah dan cepat diatasi. Jangan ragu untuk menerapkan temu cepat dan lapor cepat apabila melihat keganjilan pada anak-anak kita,” tegasnya.
Sistem temu cepat dan lapor cepat ini diharapkan dapat menjadi sarana deteksi dini terhadap berbagai permasalahan sosial di tengah masyarakat. Dengan adanya laporan yang cepat dan tepat, aparat terkait dapat segera mengambil langkah yang diperlukan untuk mencegah dampak yang lebih luas.
Kegiatan pengawasan SDM ini mendapat sambutan positif dari para wali murid. Mereka mengapresiasi kepedulian Babinsa yang secara aktif turun langsung ke tengah masyarakat untuk memberikan pembinaan dan motivasi. Para orang tua juga menyatakan kesiapan mereka untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama dalam penggunaan gawai dan media sosial.
Pihak sekolah SMP Satu Atap Desa Simpang Kateman turut menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung upaya pembinaan karakter siswa. Melalui kerja sama yang erat antara sekolah, orang tua, dan aparat kewilayahan, diharapkan dapat tercipta lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan kondusif.
Melalui kegiatan ini, Babinsa Koramil 10/Pelangiran berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat terhadap pentingnya menjaga generasi muda dari berbagai pengaruh negatif.
Sinergi yang terbangun di Desa Simpang Kateman diharapkan dapat menjadi contoh positif dalam menciptakan ketahanan sosial serta membentuk generasi muda yang berakhlak, disiplin, dan memiliki masa depan yang cerah.
